Sabtu, 19 Desember 2009

Standar isi dan standar kompetensi lulusan

Ada 8 komponen dalam pendidikan :
1.Standar isi yaitu berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar
2.Standar proses yaitu menjalankan bagaimana aktifitas dilaksanakan
3.Standar kompetensi kelulusan yaitu standar yang secara keseluruhan mata pelajaran dan diuji dan sampai mana dia benar-benar bisa lulus.
4.Standar pendidik
5.Sarana dan prasarana diatur antara lain:
-Perlengkapan(lab,kantin,perpustakaan)
-Kecukupan,terkait jumlah materi dan jumlah siswa
-Terkait denagn rasio/perbandingan
-Keamanan
-Kesehatan
-Kenyamanan sperti fentilasi udara harus cukup dengan sesuai kapasitas orangnya.
-Pencahayaan
6.Standar Pengelolaan berkait denagn visi,misi,tujuan,sasaran yang mencapai cita-cita,pedoman-pedoman/arahan dan aturan.
7.Standar pembiayaan yaitu komponen-komponen apa saja yang diperlukan agar pendidikan itu lancar

Ada 3 macam biaya:
1.Biaya operasional(aktifitas sehari-hari)
2.Biaya Investasi (Perlengkapan biaya contoh ada SMK boga dan SMK tata rias itu pun biayanya cukup berbeda
3.Biaya penyediaan Inprastruktur

Biaya pendidik bersal dari pemerintah pusat,pemerintah daerah.

8.Standar Penilaian pendidikan (mengatur bagaiman orang itu lulus sesuai dengan standar-standar.

Tugas utama UUD:
1.Mengutamakan standar-standar
2.Mengintoring kelulusan
3.Mengevaluasi mencapai standar
Diawasi oleh BNSP

STANDAR PENILAIAN
perbedaan standar menengah dan standar kelulusan

standar menengah yaitu kelulusan oleh pemerintah
standar kelulusan yaitu tidak oleh pemerintah.

supervisi pendidikan

supervisi ada juga dipabrik disebut supervaiser yaitu selalu mengecek apakah ada kesalahan dipabrik atau tidak??oleh karena itu supervaiser bertugas mengecek supaya tidak terjadi ada kesalahan yang berakibat fatal.

1.Supervisi nasional,dilakukan oleh orang yang memang memberi kewenangan dan dia bertugas sebagai supervisi(pengawas).
2.Supervisi atas langsung oleh guru itu sepervisi yang melekat,orang atas mempunyai kewenangan,Contoh kepala sekolah

_Supervisi dari waktu

Sypervisi mempunyai sifat yaitu:
1.Supervisi insidental
2.Supervisi Periodik/terjadwal

Secara spesifiknya
1.Memberi bantuan kepada guru agar mereka bisa melaksanakan pendidikan,kegiatan pembelajaran dalam upaya optimalisasi potensi siswa.Oleh karena itu harus melihat keadaan,kebutuhan,maka supervisi diberikan kepada guru.


Ada beberapa tahap:
1.Mengidentifikasiyaitu masalah apa yang muncul dan masalah mana yang bisa kita selesaikan terlebih dahulu.

2.Mencari penyebab beberapa masalh itu muncul


# Upaya membantu guru supaya bekerja keras dengan baik agar bisa membantu siswanya dalam belajar.

Sabtu, 05 Desember 2009

BIMBINGAN & KONSELING (B.K)

BIMBINGAN & KONSELING

Guru kelas
Guru mata pelajaran
Guru B.K : Sebagai tenga kependidikan,karena seorang guru harus memahami bimbingan konseling,dan harus mengetahui masalah-masalah yang dihadapi oleh seorang siswa.

Bimbingan

1.Bantuan agar individu dapat memehami keadaan dirinya & mampu menyasuaikan diri dengan lingkungannya,
Seperti lebih dari 1 arah,maksudnya seperti mengurus adik untuk membimbing/ingin wisuda sebelumnya memerlukan dosen pembimbing.

2.Pelayanan yang diberikan kepada individu agar dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal sesuai dengan kemampuannya.

Konseling
Pertalian timbale balik antara 2 orang individu,dimana seorang konselor membantu konseli agar dapat lebih memahami diri seseorang.

Ciri-ciri konseling

•Dilakukan secara individual
•Dilakukan pada pertemuan tatap muka
•Dibutuhkan orang ahli
•Konselor mampu memecahkan

Pelajaran bimbingan & konseling
•Bimbingan belajar yaitu bagaimana seorang siswa bisa mengikuti belajar,bagaimana guru membantu siswa yang akan kedepannya berhasil dalam menggapai cita-citanya/diarahkan dalam jurusan apa yang sesuai dengan kemampuannya.
•Bimbingan social yaitu interaksi terhadap siswa
•Bimbinga Pribadi yaitu mempunyai masalah kepada orang tua bisanya terganggu dalam proses pembelajarannya.

Hubungan bimbingan & konseling
1.Konseling merupakan salah 1 metode & bimbingan,sehingga dengan demikian pengertian bimbingan lebih luas dari pada pengertian konseling.

2. Pada konseling sudah ada masalah tertentu yaitu masalah yang dihadapi klien,sedangkan pada bimbingan tidak demikian,bimbingan lebih bersifat preventif(Pencegahan),sedangkan konsling lebih bersifat kuratif(korektif).

3. Konseling pada dasarnya dilakukan secara individual,yaitu antara konselor dengan klien secara face to face,pada bimbingan umumnya dapat diberikan kepada kelompok.


Prinsip umum bimbingan

•Mengenal & memahami karakteristik individu yang dibimbing
•Bimbingan yang diberikan pada individu harus terarah
•Pelaksanaan bimbingan harus dipimpin dengan orang yang ahli dalam bidang bimbingan
•Diadakan penilaian secara teratur

Prinsip khusus bimbingan
•Bimbingan dilaksanakan secara berkesinambungan
•Harus memiliki kartu pribadi bagi setiap individu
•Pembagian waktu yang teratur yaitu kedua pihak harus mempunyai kesepakatan
•Bimbingan dilaksanakan dalam situasi individual & berkelompok.

Asas-asas bimbingan
•Asas Kerahasiaan yaitu antara guru B.K & siswa yang bersangkutan & itu juga rahasianya benar –benar dijaga jangan sampai orang lain mengetahui rahasia antara guru & siswanya.
•Asas Keterbukaan yaitu antara konseli & konselornya
•Asas Kesukarelaan yaitu sikonseli ingin menceritakan apa yang dihadapi dengan permasalahannya.
•Asas Kedinamisan yaitu mengganbarkan teori-teori yang lama.
•Asas Keterpaduan yaitu karena sebuah masalah tidak mungkin ada penyebabnya pasti ada penyebabnya,contoh Batuk,pasti sebelum batuk makan gorengan dan yang manis-manis,kalau sudah terjadi batuk pasti periksa kedokter dan dokter memberi obat batuk dan juga perlu banyak istirahat.
•Asas Kenormatifan yaitu mengacu kepada kaidah-kaidah yang ada & kepada keahliannya.
•Asas Keahlian yaitu seseorang yang mempunyai keahlian sesuai dengan kemampuannya/bakat yang dimilikinya.

Penyelenggaraan konseling
1.Face persiapan
Face meliputi berbagai langkah yaitu :
*Pengumpulan bahab-bahan(DATA)
*Pengolahan data,berbagai informasi yang diperoleh & diperinci berbagai sumber
*Mengambil kesimpulan atas data yang ada(Diagnosis)
*Menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan pada saat konseling
Atas dasar kesimpulan inilah kemudian diambil langkah untuk mengadakan konseling.



2.Face konseling
Pada face ini memberikan konseling atas dasar rencana yang telah dibuatnya pada fase persiapan.Pemberian konseling ini dapat dilakukan bermacam-macam teknik,sesuai dengan klien anak yang dihadapi dapat dengan non direktif ataupun yang direktif.

3.Face follwing up
Pada tingkatan ini langkah yang diambil oleh pembimbing adalah untuk mengikuti akibat proses konseling yang telah diberikan face ini merupakan ukuran tepat tidaknya,dijalankan tidaknya apa-apa yang telah diambil dalam proses konseling itu.